Jenis-Jenis Kwh Meter yang Wajib Anda Tahu!

jenis kwh meter jenis kwh meter

KWH meter merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur konsumsi energi listrik di instalasi listrik rumah dan gedung. Saat ini ada banyak pilihan jenis-jenis kwh meter yang bisa ditemukan. Contohnya saja adalah jenis kwh meter 1 phase dan jenis kwh meter prabayar.

Untuk lebih jelas dan lengkapnya disini akan dibahas mengenai jenis jenis kwh meter dan fungsinya. Dengan begitu Anda bisa mengetahui masing-masing jenis kwh yang ada di pasaran. Langsung saja simak pembahasan lengkapnya dibawah ini!

Jenis-Jenis Kwh Meter

Kwh meter atau kilo wat per hour meter merupakan alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur seberapa banyak Anda menggunakan energi listrik dengan satuan watt per jam. Alat ini sendiri mempunyai berbagai jenis diantaranya:

  1. Kwh Meter Digital

Jenis-Jenis kwh meter yang pertama adalah kwh meter digital. Alat yang satu ini merupakan meteran listrik yang sudah dilengkapi dengan teknologi digital sebagai perhitungan meterannya. Adapun perhitungan tersebut akan ditampilakn melalui layar lcd. Tak hanya itu saja perhitungan kwh meter yang satu ini juga lebih akurat dan lebih efisien.

  1. Kwh Meter Analog

Jenis yang satu ini merupakan kwh meter yang paling banyak diguankan di Indonesia sejak dulu. Umumnya kwh ini masih digunakan untuk rumah-rumah yang berlokasi di daerah pedesaan.

  1. Kwh Meter 1 Phase

Kwh meter 1 phase merupakan salah satu dari jenis-jenis kwh meter yang mengukur jaringan listrik menggunakan dua kawat penghantar sebagai kawat phase dan yang kedua adalah kawat netral. Biasanya litrik 1 phase paling banyak di gunakan di Indonesia dengan tegangan antara 220 sampai dengan 240 volt.

  1. Kwh Meter 3 Phase

Berbeda dengan yang 1 phase, pada jenis yang satu ini jaringan listriknya menggunakan tiga buah kawat phase. Adapun tiga kawat tersebut terdiri dari kawat phase R,S,T dan satu lagi kawat netral atau yang lebih dikenal juga dengan ground. Adapun listrik tiga phase ini sendiri biasanya mempunyai tegangan yang cukup tinggi mencapai 380 vold. Tak heran jika listrik ini umumnya digunakan untuk pabrik atau industri.

  1. Kwh Meter Prabayar

Kwh meter prabayar merupakan salah satu dari jenis-jenis kwh meter yang sistem pembayarannya menggunakan token atau pulsa. Listrik prabayar ini sendiri biasanya dikenal dengan listik pintar dimana pelanggan bisa dengan mudah mengendalikan penggunakan listrik secara mandiri. Alat meter listrik prabayar ini sudah memiliki bentuk digital. Selain itu ada tombol-tombol untuk memasukan kode pulsa listrik yang bisa Anda beli di toko penjual token.

Jenis - Jenis Kwh Meter dan Fungsinya

Selain megetahui jenis jenis kwh meter Anda juga harus mengetahui fungsi dari kwh meter sehingga bisa menggunakan dan memanfaatkannya dengan bijak. Adapun beberapa fungsi utama dari kwh meter diantaranya:

  1. Mengukur Penggunaan Energi Listrik

Sebelumnya sudah disinggung jika fungsi utama dari kwh meter adalah untuk mengukur penggunaan energi listrik dengan satuan watt atau hour atau watt per jam. Pada kwh meter Anda bisa dengan mudah melihat dan mengetahui hasil pengukuran konsumsi energi listrik dalam satuan watt atau hour.

  1. Membatasi Penggunaan Daya Maksimal dan Arus Listrik Maksimal

Jadi ketika Anda berlangganan listrik PLN tetu ada spesifikasi dari jumlah VA dan arus maksimal yang bisa dialirkan ke rumah Anda. Sebagai contoh Anda berlangganan listrik PLN 900 watt dengan arus maksimalnya adalah empat ampere. Maka alat yang perlu digunakan untuk membatasi penggunakaan energi listrik tersebut adalah MCB atau miniature circuit breaker.

Adapun MCB itu sendiri umumnya sudah satu paket dengan kwh meternya. Bahkan MB tersebut juga sudah terpasan dibagian bawah kwh meter Anda. Jadi apabila ada MCB di kwh meter dengan rating empat ampere maka arus listrik maksimal yang bisa melewati MCB tersebut adalah empat ampere. Jika arus listrik sudah melebihni angkat tersebut secara otomatis MCB akan memutuskan aliran listrik yang ada pada instalasi

  1. Melindungi Instalasi dari Hubung Singkat dan Beban yang Berlebih

Selain berfungsi untuk membatasi arus maksimal yang mengalir pada instalasi, MCB di kwh meter ternyata juga berfungsi untuk memutus arus listrik saat terjadi hubungan singkat atau beban berlebih. Hubungan singkat sendiri adalah suatu fenomena saat adanya lonjakan arus yang sangat tinggi karena kutub positif dan negatif rangkaian yang saling bersentuhan.

Jadi saat fenomena tersebut terjadi MCB pada kwh meteran akan langsung memutuskan aliran listrik. Adapun beban berlebih merupakan suatu fenomena saat daya yang mengalir di instalsi listrik sudah melebihi kapasitas dari MCB sehingga terjadi kelebihan beban sehingga mcb akan memutus aliran listrik.

Selain fungsi diatas kwh meter juga berfungsi untuk mengubah sinyal analog dari token listik yang Anda gunakan lewat keypad karet menjadi angka digital yang ditampilkan pada layar. Tak hanya itu saja, kwh meter juga berfungsi untuk mendeteksi tabungan pulsa listrik secara real time. Jadi apabila sudah habis dan Anda belum melakukan pengisian ulang maka aliran listrik akan diputus secara otomatis.

Apabila melihat dari penjelasan diatas tentu bisa disimpulkan jika kwh meter memiliki peran dan fungsi yang penting. Untuk itulah pastikan Anda menggunakan kwh meter dengan kualitas yang terbaik.