Ciri - Ciri Urine Normal : Bau, Warna dan Jumlahnya

gambar tersebut menyebutkan tentang ciri urine normal gambar tersebut menyebutkan tentang ciri urine normal

Ciri - Ciri Urine Normal : Bau, Warna dan Jumlahnya

Kondisi dari sistem perkemihan di setiap orang sangatlah beragam. Sebab itulah, wajar saja jika kalian memproduksi banyak urine dengan berbagai warna, bau, hingga jumlah yang senantiasa berbeda-beda dari setiap orangnya. Faktor lain yang bisa kalian lihat, semua itu atas kesehatan - asupan daripada cairannya - hingga makanan dan juga konsumsi obat yang turut serta mempengaruhi dari urine yang sudah kalian keluarkan. Berikut ini kami berikan penjelasan lengkapnya mengenai bau, warna, dan juga jumlah yang terdapat di dalam urine manusia.

Penjelasan Warna Urine Manusia yang Normal

Warna air kencing atau urine memiliki variasi mulai dari jernih sampai dengan kuning tua. Nah, perbedaan dari warna ini sudah disebabkan langsung oleh adanya pigmen atau pewarna urine yang disebut sebagai Urokrom dan Urobilin. Selain daripada itu, warna urine juga telah dipengaruhi oleh adanya asupan cairan dengan apa yang kalian konsumsi sebelumnya.

Air kencing atau urine yang sehat akan menampilkan warna jernih sampai dengan kuning muda. Nantinya semakin banyak air yang kalian minum, maka akan semakin jernih juga warna urine yang akan terbentuk. Akan tetapi, sebaliknya pula jika kalian kurang minum air putih. Maka, warna urine dalam tubuh kalian akan memiliki warna kuning pekat sampai terlihat berwarna orange.

Diluar mengenai rentang warna yang sebelumnya sudah kami jelaskan. Rupanya urine atau air kencing juga memiliki warna lainnya, seperti warna Merah - Hijau - Biru - sampai dengan Coklat Gelap. Berikut ini kami jelaskan mengenai berbagai macam warna urine, sekaligus dengan penyebab yang mana berhubungan erat dengan penyakit daru kandung kemih.

Warna Air Kencing atau Urine — Kuning Pekat

#1. Pertama tama yang akan kami jelaskan adalah warna urine kuning pekat. Dimana penyebab utama dan paling umum dari warna tersebut adalah dehidrasi, alias kurang banyak minum air putih. Ketika tubuh manusia kekurangan asupan cairan, maka konsentrasi urobilin di dalam urine bisa memuncak. Tidak ada cakupan atas air di dalam melarutkan urobilin, maka urine atau air kencing yang dihasilkan memiliki warna yang cenderung jauh lebih gelap. Selain kekurangan cairan, warna kuning pekat pada urine kalian juga bisa disebabkan oleh beberapa penyebab lainnya. Seperti hal :

  • Aktif mengkonsumsi antibiotik, obat anti radang, sampai obat infeksi saluran kemih.
  • Terkena penyakit menular seksual, terutama sekali klamidia.
  • Terdapat peradangan di dalam kandung kemih atau cystitis, saluran kemih, ataupun ginjal.
  • Karena sedang mengkonsumsi vitamin B - vitamin C - dan berbagai asupan Beta Karoten.
  • Terdapat gangguan di bagian fungsi hati.

Warna Air Kencing atau Urine — Merah Muda / Merah

#2. Selanjutnya adalah warna merah muda atau merah. Biasanya, urine yang memiliki warna campuran yakni merah muda atau merah, itu semua disebabkan oleh adanya darah. Namun penyebab aslinya, belum tentu menjadi hal yang serius. Blood atau darah bisa saja memiliki asal dari infeksi pada saluran kemih, batu ginjal, maupun batu kandung kemih. Kadang kala, darah juga memiliki asal daripada pembesaran prostat atau dikenal sebagai tumor. Tak ketinggalan, berbagai macam jenis obat-obat tertentu juga bisa mengubah warna urine yang tadinya normal, menjadi warna merah. Jika kalian pada saat itu sangat rutin mengkonsumsi antibiotik untuk masalah tuberkulosis, atau sekedar obat bagi saluran kemih. Makan kemungkinan besarnya, urine atau air kencing kalian akan merubah warna menjadi oranye sampai terkesan merah tua.

Warna Urine atau Air Kencing — Orange

#3. Warna ini biasanya berasal dari konsumsi obat anti radang dengan nama phenazopyridine dan sulfasalazine, bisa juga dari obat pencahar, sampai dengan obat kemoterapi. Nah, pada beberapa kasus, warna oranye yang dihasilkan oleh urine atau air kencing biasanya disebabkan oleh adanya gangguan dari fungsi hati ataupun dehidrasi yang terhitung cukup parah.

Warna Urine atau Air Kencing — Coklat Gelap

#4. Untuk warna yang satu ini, pada umumnya mengindikasi adanya tanda dehidrasi yang parah. Kandungan air dalam urine, terbilang sedikit dan menjadi penyebab atas konsentrasi pewarna urine menjadi sangat tinggi. Akibatnya, urine atau air kencing memiliki warna yang tidak normal atau lebih condong ke arah gelap. Namun, ada juga kondisi lain yang memungkinkan menjadi penyebabnya. Seperti :

— Terkena penyakit ginjal - penyakit hati - sampai terkena infeksi pada saluran kemih.

— Mengalami cedera otot saat melakukan olahraga berat.

— Sebelumnya telah mengkonsumsi obat anti malaria chloroquine dan primaquine - obat antibiotik - obat pencahar atau pelemas.

Warna Urine atau Air Kencing — Biru / Hijau

#5. Urine atau air kencing yang dikeluarkan jika berwarna biru atau hijau, maka itu bisa saja berasal dari zat pewarna makanan dalam tes fungsi ginjal maupun kandung kemih. Adapun karena faktor obat-obatan seperti ; Amitriptyline - Indomethacin - dan Propofol yang mana mampu mengubah warna urine menjadi biru ataupun hijau samar.

Warna Urine atau Air Kencing — Sedikit Keruh

#6. Apabila kalian mendapati urine berwarna keruh tanpa diikuti oleh gejala lainnya, maka indikasi yang tercium adalah masalah dehidrasi. Akan tetapi, warna keruh pada urine yang disertai oleh gejala layaknya nyeri maupun panas ketika sedang buang air kecil, maka memiliki indikasi kalian terkena gejala penyakit kelamin - infeksi saluran kemih - atau bahkan terkena batu ginjal.

Nah, itu tadi adalah penjelasan 6 warna urine yang bisa kalian ketahui.